Mu’alaf


Aku salah tingkah tuhan
Disaat pelipisku kau basuh dengan mata air cintamu
Kutarik secarik uang kertas dari dalam saku celanaku
Berwarna-warni dan harum baunya

Aku salah tingkah tuhan
Pagi disyurgamu sejuk, dingin
Aku kepanasan meniti sejumlah kehidupanku
Bermodal secarik uang kertas di dalam saku celanaku

Aku mencoba melukis kehidupan mu’alaf
Kosong tapi berisi

Aku salah tingkah tuhan
Aku terkejut pada pagi hari
Menapak di tengah sesak halaman desa tempat tinggalku
Gereja dan pastur seakan melemparkanku abu-abu

Bapak tokoh agama, pak ustadz panggilku
Rangkul ucap dariku kepada tuhan
“Laa ilaha ilallahu muhammaddar rasulullah”
Aku salah tingkah tuhan

Komentar

Postingan populer dari blog ini